Cerita Hot Sex Janda - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Kluber Sex
11440
post-template-default,single,single-post,postid-11440,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive
Cerita hot

Cerita Hot Sex Janda

Cerita hot – Seraya sudah tidak sabar aku tuntun segera Dewi ke kamar yang kupesan, Aku segera menjilati lehernya mulai dari belakang ke depan, Kemudian dengan tidak sabarnya dilucutinya satu persatu yang menempel di badanku hingga aku bugil ria. Penisku yang sudah menegang dari tadi langsung dalam posisi menantang Dewi.

Kemudian aku membalas melucuti semua baju Dewi, sehingga dia pun dalam keadaan bugil. Kemudian dengan rakus dijilatinya penisku yang merah itu sambil berkata, “Mas kontolnya merah banget aku suka.” Dalam posisi 69 kujilati juga vagina Dewi yang merekah dan dipenuhi bulu-bulu yang indah. 10 Menit, berlalu tiba-tiba terdengar suara..

“Mas, aku mau keluaarr..”
“Cret.. cret.. cret..”
“Dewi, Wi, Mas mau keluar..”
“Crot.. crot.. crot..”

Setelah itu kami pun beristirahat. Tidak lama kemudian Dewi mengocok kembali penisku yang lunglai itu. Tidak lama kemudian penisku berdiri dan siap melaksanakan tugasnya. Dituntun segera penisku itu ke vaginanya. Pemanasan dilakukan dengan cara menggosokkan penisku ke vaginanya. Dewi mendesah panjang..

Baca Juga: [random_post]

“Mas, kontolnya kok bengkok sih, nakalnya ya dulunya?”

Tidak kuhiraukan pembicaraan Dewi, aku segera menyuruhnya untuk memasukkan penisku ke vaginanya.

“Dewi, masukkan cepat! Jonathan tidak tahan lagi nih.” Sleep.. bless..

Tidak lupa tanganku meremas buah dadanya sesekali menghisap payudaranya yang besar walaupun agak turun tapi masih nikmat untuk dihisap. Goyangan demi goyangan kami lalui seakan tidak mempedulikan lagi apakah yang kami lakukan ini salah atau tidak. Puncaknya ketika Dewi memanggil namaku..

“Jonathan.. terus.. terus.. Dewi, mau keluar..”

Akhirnya Dewi keluar disertai memanggil namaku setengah berteriak..

“Jonathan.. aku.. keluaarr..”

Sambil memegang pantatku dan mendorongnya kuat-kuat. Tidak berselang lama aku pun merasakan hal sama dengan Dewi..

“Wi.. ah.. ah.. tumpah dalam atau minum Wi..” kataku.

Terlambat akhirnya pejuku tumpah di dalam.

“Wi.. kamu hebat.. walaupun sudah punya 3 anak,” kataku sambil memujinya.

Akhirnya malam itu kami menginap di hotel. Kami berpacaran selama 1 tahun, walaupun sudah putus, tetapi kami masih berteman baik. END

Tags: