Kakakku Yang Berbadan Seksi - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Kluber Sex
6845
post-template-default,single,single-post,postid-6845,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,no_animation_on_touch,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive
Cerita Hot

Kakakku Yang Berbadan Seksi

Bulan kami banyak bersama tapi basic kak Manda yang begitu pengertian.. dia jadi bukanlah mengurus pernikahannya, eh malam mengurus saya.. kami banyak bersama aku begitu menyanginya sangking sayangnya dia sempat mencium saya.. namun tanpa ada sadar saya membalasnya dengan mencium bibirnya, dia memelukku dengan hangat tapi aneh kurasakan, dia tidak menyanggahnya.. jadi mulai memainkan lidahnya dimulutnya hmmm, benar-benar indah waktu itu.. tanpa ada sadar saya mulai meremas payudaranya yang besar menantang dia mulai menjerit lirih dari bibir, ciumanku turun ke lehernya.. lama saya bermain di sana kak mira menghimpit kepalaku seakan membimbingku untuk menciumi dadanya aku mulai nekat.. buka bra-nya.. serta nampaklah panorama yang begitu indah mula2 kuciumi ketiaknya, sesaat tangan kiriku meremas bukit tanpa ada pelapis itu.. ciumanku beralih ke payudaranya kucium perlahan-lahan pangkalnya.. dia nyeletuk “Ah.. fredy, nikmat sekali ” lantas kuciumi putingnya yang merah merekah ah sangat nikmat! saat itu.

Kami mengerjakannya nyaris satu jam sampe kami keduanya sama sadar.. Peristiwa itu berhenti demikian saja setelah tiga bulan menikah, kami kembali mengerjakannya, waktu itu kutau Kak Manda kurang bahagia.. karna sesudah bulan madunya yang 2 minggu, suaminya mesti kembali pada Pekanbaru.. tinggallah kakakku sendirian  Satu malam, saya temaninya melihat Selasa Drama di SCTV.. waktu itu kembali dia memelukku, kami sama-sama berciuman mesra sekali malu-malu saya mulai buka bajunya dia membiarkan saja.. bahkan juga mulai menyeka permukaan resleting celana panjangku dengan begitu bernafsu Saya semakin gemas serta bernafsu lihat tingkahnya, bajunya kupreteli sampai lembar terakhir  tanganku mencapai pinggulnya yang seksi serta kudekatkan ke arahku. Mukaku persis dimuka selangkangannya hingga saya bisa lihat gundukan bukit kemaluannya pas dimuka mata.

Saya makin tidak sabar, serta demikian Waahh …. saya melihat keatas serta Kak Manda menatapku sembari tetaplah tersenyum. Berwajah terlihat memerah menahan malu. ” Tanpa ada aba-aba dariku Kak Manda menganggukan kepalanya perlahan-lahan, Seakan mempersilahkanku memmainkan memeknya. Dengan gemetar jemari ke-2 tanganku kembali merayap keatas menelusuri dari ke-2 betisnya yang mulus selalu keatas hingga ke-2 belah pahanya yang putih mulus tanpa ada cacat sedikitpun, halus sekali kulit pahanya serta demikian seksi serta padat, saya menyeka perlahan-lahan serta mulai meremas. ” Oooh … “. Kak merintih kecil, lalu jemari ke-2 tanganku merayap ke belakang … kebelahan bokongnya yang bulat. Saya meremas gemas disitu.

Aahh… demikian halus, kenyal serta padat…tiba giliran sekali lagi saya bertemu dengan memeknya…sejenak saya berhenti, nikmati panorama itu… bau alat kelaminnya segera menyergap hidungku mmmmm … harum…. saat ini terpampanglah telah daerah ‘forbidden’ itu.. menggembung membuat seperti satu gundukan bukit kecil dari mulai bawah pusarnya hingga kebawah di antara ke-2 belah pangkal pahanya yang seksi, sesaat di bagian tengah gundukan bukit kemaluannya terbelah membuat satu bibir tidak tipis yang menghadap kebawah serta masih tetap tertutup rapat menutupi celah liang vaginanya. Serta di sekitar situ mengagumui bulu2nya yang seperti kawanan domba di bukit.. tAku cuma dapat melongo melihat keindahan bukit kemaluannya serta tanpa ada merasa ke-2 tanganku hingga gemetar melihat panorama yang baru pertama kalinya ini. ” Oohh.. Kak Manda…indahnya …”. Cuma kalimat itu yg mampu kuucapkan waktu itu.. setelah itu saya masih tetap melongo nikmati keindahan sorga dunia punya Kakakku Manda.

Bau yang keluar dari alat kelamin kepunyaannya buat hidungku jadi kembang kempis nikmati aroma aneh tetapi merasa mengasyikkan buatku, saya mulai menciumi pahanya yang mulus, sesaat tanganku repot mengusap2 pahanya yang lain…., tangannya meremas rambutku sembari berteriak kenikmatan…ciumanku mulai naik ke selangkangannya.. Kak Manda ndak sabaran.. dia membimbing kepalaku ke arah Memeknya…aku cuma menuruti.. kuciumi memeknya, remasannya mulai keras, terlebih waktu lidahku bermain di klentitnya…aku tidak senang juga, saya menghisapnya sekuatnya, munkin ciuman di memek itu berjalan lebih dari 15 menit… Kembali saya melihat ke wahjahnya…walaupun berwajah sedikit memerah karna malu ia berupaya untuk tetaplah tersenyum. Dadanya tampak begitu menonjol…Alamak … buah dadanya itu nyatanya memanglah berupa bulat, ukurannya 34b, warnanya putih bersih putingnya terlihat berwarna merah muda kecoklatan. Aaaah …. cantiknya kakakku ini terlebih jika tengah telanjang bulat begini, Kak…. ”, bisikku lirih. Batang penisku makin berdenyut tidak karuan. Lantas Kak Mira mengulurkan ke-2 tangannya kepadaku mengajakku berdiri sekali lagi. Saat ini rasa-rasanya kami seperti Adam serta Udara saja. Bertelanjang bulat keduanya seperti golongan nudis saja. ” Saya tau, anda ndak sempat bahagia,, saya menginginkan membahagianku, lewat cara apa pun itu.. saat ini, nikmatilah. ”, bisiknya mesra.

Saya merangkul badannya yang telanjang terasa terharu. Tubuhku seperti kesetrum waktu kulitku menyentuh kulit halusnya yang hangat serta mulus terlebih saat ke-2 payudaranya yang bulat menghimpit lembut dadaku yang bagian. Aaaah …. saya merintih nikmat. Jemari tanganku tergetar waktu menyeka punggungnya yg telanjang… demikian halus serta mulus …aku tidak mampu menahan gejolak nafsuku. saya tidak tahan sekali lagi, saya mengentotnya. ” Aahhh … Kak kita kerjakan di kamar yuk …. …”, bisikku tanpa ada malu2 sekali lagi. Kak Manda tersenyum dalam pelukanku. ” Terserah ingin mengerjakannya di mana …. ”, sahutnya mesra. Dengan penuh nafsu saya selekasnya mencapai badannya serta kugendong kedalam kamar. Waktu itu saya pernah melirik jam didinding ruang.. telah 1/2 nyaris jam 12…. Kurebahkan badannya yang telanjang bulat itu di atas kasur busa di dalam kamar tengah, Situasi dalam kamar terlihat begitu romantis. (maklum kamar pengantin baru) Jantungku berdegup kencang waktu kunaiki ranjang di mana badan Manda yg telanjang ada, ia memandangku tetaplah dengan senyumnya yg manis. Saya merayap keatas badannya yang bugil serta menindihnya, saya tidak sabar menginginkan selekasnya masuk badannya.

” Saya rasakan kehangatan waktu kulitku bersentuhan dengan kulitnya yg halus mulus. Buah dadanya terlihat begitu kencang serta bundar dengan puting-putingnya yg kemerahan … begitu menarik hatiku, tetapi kutahan sesaat hasratku untuk menjamah buah terlarangnya itu. ” ah …”, ia cuma melenguh pasrah waktu saya 1/2 menindih badannya serta batang penisku yang ngaceng itu mulai menusuk celah bukit kemaluannya, mencari liang vaginanya. Kurasakan bukit kemaluannya merasa lunak serta hangat…. aaahh… tanganku tergetar waktu kubimbing alat vitalku mengelus bukit kemaluannya yg empuk lantas menelusup di antara ke-2 bibir kemaluannya. ” Pelan-pelan Fredd …. ”, bisiknya pasrah. Lantas dengan jemari tangan kananku kuarahkan kepala penisku yang telah tidak sabar menginginkan selekasnya masuk. Kak memeluk pinggangku mesra, sesaat kulihat ia pejamkan ke-2 matanya seakan menungguku yang juga akan selekasnya masuk badannya.

Saya mencari liang vaginanya di antara belahan bukit kemaluannya yang lunak, saya tidak bisa lihat celah vaginanya karna tempat badanku yg memanglah tidak sangat mungkin karenanya tetapi saya berupaya untuk mencari sendiri … saya cobalah untuk menelusup celah bibir kemaluannya sisi atas tetapi sesudah kutekan nyatanya jalan buntu…” Agak ke bawah … aahh kurang ke bawah sekali lagi …mmm … yah tekan disitu Freddd …. aaawwww bebrapa perlahan … sakiiit …”, kak mira memekik kecil serta menggeliat kesakitan, tetapi selekasnya kupegang pinggulnya supaya janganlah bergerak. Pada akhirnya saya berhasil temukan celah vaginanya itu sesudah kekasihku itu membimbingku, akupun mulai menghimpit ke bawah … hhhgggkkgghh … kepala penisku kupaksa untuk menelusup kedalam liang vaginanya yg sempit …. merasa hangat serta sedikit basah. Kukecup bibirnya sepintas lantas saya berkonsentrasi kembali untuk selekasnya bisa membenamkan batang penisku selama 16 centi itu semuanya kedalam liang vaginanya. Kak Manda mulai merintih serta memekik-mekik kecil saat kepala penisku yang besar mulai berhasil menerobos liang kemaluannya yg beberapa begitu sempit sekali. ” Tahan sayang … Fredd masukan sekali lagi … hhhgggggghhh …. ahhhh sempit sekali sayang aahhhh …”, erangku mulai rasakan kesenangan serta sssrrrtt kurasakan kepala penisku berhasil masuk serta terjepit ketat sekali dalam liang vaginanya.

” Aaawwww …. deee sakiiiiit …”, teriak kak Manda memelas, badannya menggeliat kesakitan. Saya berupaya menentramkannya sembari kukecup mesra bibir mungil yg basah merekah serta kulumat dengan perlahan-lahan. Mmmm …. cuuppp …cuupppp. Lantas …” Hhhhgghhh … tahan sayang … kutekan sekali lagi yaah …”, bisikku di antara rasa pedih serta nikmat karna jepitan liang vaginanya itu demikian ketat seakan-akan kepala penisku diremas oleh satu daging yang begitu kuat cengkeramannya meskipun merasa hangat serta lunak. Mmmm …nikmatnya waktu penisku menggesek celah vaginanya. ”. hhhh … liang vaginamu masih tetap begitu sempi…. “” Kemaluanku sakit … “, erang Kak Mira lirih. ” Yahh …kita tahan dahulu, mungkin saja pemanasannya kurang lama…… “, bisiknya bernafsu. Selekasnya kurebahkan tubuhku di atas badannya serta memeluknya dengan kasih sayang, Aaaaahhh… saya menggelinjang nikmat rasakan kehangatan serta kehalusan kulitnya, terlebih waktu dadaku menghimpit ke-2 buah payudaranya yg montok rasa-rasanya demikian kenyal serta hangat,

puting-puting susunya merasa sedikit keras serta lancip mmm …. mmm… lalu kurasakan juga perut kami bersentuhan lembut serta yg paling merangsang yaitu waktu batang penisku yg kucabut barusan saat ini menghimpit nikmat bukit kemaluannya yg empuk … menginginkan rasa-rasanya saya berusaha untuk masuk liang vaginanya sekali lagi serta keluarkan air maniku sebanyak mungkin di dalam situ … namun aahh … saya tidak menginginkan cuma diriku saja yg rasakan kesenangan … saya menginginkan mencumbunya ini dahulu …. mengulum bibirnya … meremas serta mengenyot-enyot ke-2 buah payudaranya … serta paling akhir juga akan kucumbu semua badannya dari atas hingga ke kaki, kukecup serta kucumbu alat kelaminnya, kujilati bibir vagina serta clitorisnya hingga kak Mira rasakan kesenangan seks sebenarnya serta orgasme sepuasnya. Ia memandangku dari jarak yg kurang dari 10 centi serta tertawa renyah …. ” Mmmm … Kakak bahagia sekali bersamamu begini …. Belum juga pernah ia usai ngomong, saya telah melumat bibirnya yg nakal itu, kak Manda membalas ciumanku serta melumat bibirku dengan mesra. Kujulurkan lidahku dalam mulutnya serta kak segera mengulumnya hangat, demikian demikian sebaliknya. Semuanya merasa indah.

Kurayapkan jemari tangan kiriku kebawah menelusuri sembari menyeka badannya mulai pundak selalu ke bawah … hingga ke pinggulnya yg hangat padat serta kuremas gemas, saat tanganku bergerak kebelakang ke bulatan bokongnya yg bulat merangsang berbarengan dengan itu saya mulai menggoyangkan semua tubuhku menggesek badan kak Mira yg bugil terlebih di bagian selangkangan di mana batang penisku yg tengah ngaceng-ngacengnya menghimpit gundukan bukit kecil punya kak Manda yg empuk, kugerakkan pinggulku dengan memutar sembari kugesek-gesekkan batang penisku di permukaan bibir kemaluannya yang empuk sembari kadang-kadang kutekan-tekan nikmat. Kak Manda ikutan menggelinjang kegelian tetapi ia sekalipun tidak menampik meskipun sekian kali kepala penisku yg ngaceng salah tujuan masuk belahan bibir kemaluan seakan juga akan menembus liang vaginanya sekali lagi. Ia cuma merintih kesakitan serta memekik kecil jika saya salah menghimpit. ” Aawwww …. saakiiit …. ”, erangnya membuatku semakin terangsang saja.

” aaahhhh …. … … sssshhhhh …”, saya melenguh keenakan. Setan2 burik dibelakangku makin hilang ingatan berjoget dangdut …. seakan bernyanyi ‘ hangat merasa …. terlenaaaaa’ …. Sebagian menit setelah kami senang bercumbu bibir saya menggeser badanku kebawah hingga mukaku pas ada di atas ke-2 bulatan payudara yg bundar bak buah apel, saat ini ganti perutku yg menghimpit bukit kemaluannya yg empuk itu … wwooowww …enakk. Jemari ke-2 tanganku dengan berbarengan mulai menggerayangi gunung Fuji kepunyaannya itu, seakan akan mencakar ke-2 payudaranya ke-5 jemari masing2 tanganku kurenggangkan keduanya serta membuat seperti cakar burung serta saya mulai menggesekkan ujung2 jemariku dari mulai bawah payudaranya di atas perut selalu menuju gumpalan ke-2 buah dadanya yang kenyal serta montok.

Kak Manda merintih serta menggelinjang pada geli serta nikmat. ” …. mmm.. mmm … iih geli…”, erangnya lirih. Sebagian waktu kupermainkan ke-2 puting-puting susunya yg kemerahan dengan ujung jemariku … KAk Manda menggelinjang sekali lagi … kupuntir sedikit putingnya dengan lembut. ” Mmmm … “, Kak mira makin mendesah tidak karuan. Saya tidak tahan, dengan berbarengan pada akhirnya kuremas-remas gemas ke-2 buah dadanya dengan sepenuh nafsu. ” Aawww … ….. nnggggggg”, dia mengerang serta ke-2 tangannya memegangi kain sprei dengan kuat. Saya makin menggila tidak senang kuremas lantas mulutku mulai menjilati ke-2 buah dadanya dengan bertukaran. Lidahku kujulur-julurkan menjilati semua permukaan susunya itu hingga basah, dari mulai payudara yg kiri lantas beralih ke payudaranya yg kanan, kugigit-gigit puting-puting susunya dengan bertukaran sembari kuremas-remas dengan gemas hingga dia berteriak-teriak kesakitan. ” ….. sssshhh ….. shhhh ……oohhh ….. oouwww … ndreee”, erangnya. Lima menit lalu lidahku bukanlah saja menjilati saat ini mulutku mulai beraksi mengisap ke-2 puting-puting susunya sekuat-kuatnya.

Saya tidak perduli Kak Manda menjerit serta menggeliat ke sana kemari, kadang-kadang ke-2 jemari tangannya memegang serta mengerumasi rambut kepalaku yang bergerak liar, sesaat ke-2 tanganku tetaplah mencengkeram serta meremasi ke-2 buah dadanya bertukaran sembari kuhisap-hisap dengan penuh rasa nikmat. Bibir serta lidahku dengan begitu rakus mengecup, mengulum serta mengisap ke-2 payudaranya yg kenyal serta padat. Di dalam mulut puting susunya kupilin-pilin dengan lidahku sembari selalu mengisap hingga pipiku merasa kempot, saya menghayal meminum air susunya. Dia cuma dapat mendesis, mengerang, serta sekian kali memekik kuat saat gigiku menggigiti putingnya dengan gemas, sampai tidak heran jika di sebagian tempat di ke-2 bulatan susu-susunya itu terlihat berwarna kemerahan sisa hisapan serta garis-garis kecil sisa gigitanku. Mmm …. mmm …ini benar2 nikmat …. Cukup lama sekali saya menetek susunya, mungkin saja sekitaran 15 menit, hingga sesudah cukup senang bibir serta lidahku saat ini merayap alami penurunan ke bawah. Kutinggalkan ke-2 belah payudaranya yg basah serta penuh dengan lukisan sisa gigitanku dan cupangan berwarna merah sisa hisapanku, begitu kontras sekali dengan warna kulitnya yg putih.

Dia mulai mengerang-erang kecil keenakan, bau badannya yg harum bercampur dengan keringatnya yg ciri khas menaikkan nafsu sex-ku makin mencapai puncak, kukecup serta kubasahi semua perutnya yg kecil hingga basah. Saat saya berubah kebawah sekali lagi secara cepat lidah serta bibirku yg tidak sempat terlepas dari kulit badannya itu sudah ada di atas gundukan bukit kemaluannya yg indah menarik. Saya mulai mencumbu alat kelaminnya itu. ” Oooh …. “, kak Manda cuma merintih lirih, nampaknya dia telah lemas kupermainkan mulai sejak barusan, namun saya tau dia belum juga orgasme meskipun sangatlah terangsang sejak kuhisap ke-2 buah susunya. Saat ini saya menginginkan rasakan kelezatan cairan kewanitaan dari liang vaginanya, sebab sempat sohibku katakan selalu jelas kepadaku jika ia begitu ketagihan selalu untuk meminum cairan lendir pacarnya saat mereka tengah lakukan oral seks, tuturnya rasa-rasanya aneh namun buat dianya bergairah. Saya membenarkan tempatku di atas selangkangan kak Manda.

Kak Manda buka ke dua belah pahanya lebar2, ia sangatlah terangsang sekali. Saat ini berwajah yg manis terlihat kusut serta rambutnya terlihat awut-awutan. Ke-2 matanya tetaplah terpejam rapat namum bibirnya terlihat basah merekah indah sekali. Ke-2 tangannya juga tetap masih memegangi kain sprei, nampaknya dia tegang sekali. ” I…m.. Fredd… e.. enaak sich mass.. “, tuturnya Saya tersenyum suka, sebentar sekali lagi kau juga akan rasakan kesenangan yg luarbiasa sayang … bisikku dalam hati, serta kemudian saya juga akan merenggut kegadisanmu serta menyetubuhimu sepuasnya. Kupandangi sebagian waktu keindahan bentuk alat kelaminnya itu, baru pertama kesempatan ini saya melihat alat kelamin cewek. Nyatanya selain baunya begitu ciri khas serta merangsang hidungku, keringat yang membasahi di sekitar selangkangannya juga berbau harum serta ciri khas.

Labia mayoranya terlihat gemuk serta padat berwarna putih sedikit kecoklatan, sedang celah sempit yg ada di antara ke-2 labia mayoranya itu tertutup rapat hingga saya tidak dapat lihat lubang vaginanya sekalipun. . begitu enaknya kelak waktu celah kemaluan serta liang vaginanya menjepit batang penisku, juga akan kutumpahkan sebanyak mungkin kelak air maniku dalam liangnya jadi tanda hilangnya keperjakaanku. Saya juga menginginkan nanti dia dapat rasakan semprotan air maniku yang hangat serta banyak supaya ia dapatlah rasakan kesenangan yg tengah kurasakan. Cukup lama saya melamun sembari memandangi keindahan alat kelaminnya sambil nikmati aroma ciri khas yg keluar dari celah vaginanya yg rapat, waktu tiba2 kak Manda berbisik lirih menyadarkanku. ” … ngapain sich … kok ngelamun …. bau yaa ndree.. ”, tanyanya sembari tersenyum manis. Berwajah meskipun sedikit kusut berkeringat namun tetaplah manis sekali. habis berkata demikian tangan Kak Manda bergerak memegang kepalaku serta mengucek-ucek rambut kepalaku.

Setelah itu tanpa ada kuduga ke-2 tangannya itu menghimpit kepalaku ke bawah … sontak mukaku terlebih hidung serta bibirku segera nyosor menghimpit bukit kemaluannya … mmffmffffphh … hidungku menyelip di antara ke-2 bibir kemaluannya.. empuk serta hangat. Kuhirup sepuas-puasnya bau alat kelaminnya penuh perasaan, sesaat bibirku mengecup sisi bawah labia mayoranya dengan bernafsu. Saya mulai mencumbui bibir kemaluannya yg tidak tipis itu dengan bertukaran seperti jika saya mencium bibir Kak Manda. Senang mengecup serta mengulum bibirnya sisi atas saya beralih untuk mengecup serta mengulum bibir kemaluannya sisi bawah. Rasa-rasanya …. mmmmm. ….. yummi… ada sedikit manis serta asin mmm … mmm … bercampur bau vaginanya yg memabokkan.. pokoknya dari Sabang sampai Merauke dah…. tidak dapat disibakkan. Tidak heran karna tingkahku Kak Manda sampai memekik-mekik nikmat tidak karuan, badannya menggeliat hebat serta kadang-kadang meregang kencang, sekian kali ke-2 pahanya hingga menjepit kepalaku yg sekali lagi asik masyuk bercumbu dengan bibir kemaluannya.

 

Kupegangi ke-2 belah bokongnya yg telah berkeringat supaya tidak bergerak sangat banyak, bagaimanapun juga saya tidak ikhlas melepas pagutan bibirku pada labia mayoranya yg merangsang. Salah sendiri fikirku siapa dahulu yg mulai. ” Mmmm.. massssssss …….. aaaauuuuwwwww ….. auuuuwwwww ….. aawwww. …hgggghhhhkkhh ….. aduuuuh ….. e … naaak … … aaahhhh aduuuhhhhh ….. ooooouuuhhh “, kak Manda mengerang-erang serta seringkali memekik cukup kuat karena sangat enaknya. Ke-2 tangannya bergerak mengerumasi rambut kepalaku hingga kacau, sembari menggoyang-goyangkan pinggulnya yg seksi. Terkadang pantatnya dinaikkannya sembari mengejan nikmat atau terkadang digoyangkan memutar selaras dengan jilatan lidahku pada semua permukaan alat kelaminnya yg montok itu. ” …. oouhhh ….. yaahh …. yaaahah ….. huhuhu.. huhu…. ”,

Kak Manda berteriak semakin keras, serta kadang-kadang seperti orang menangis mungkin saja karena sangat tidak kuatnya menahan kesenangan yg kuciptakan pada alat kelaminnya. Badannya menggeliat hebat serta kulihat sembari mulutku tetaplah memagut bibir kemaluannya, kepala kak Manda dipalingkan kekiri serta kekanan secara cepat, mulutnya mendesis serta mengerang tidak karuan. Saya makin semangat lihat tingkahnya, sebentar sekali lagi dia tentu orgasme, saat ini mulutku makin buas, dengan napas 1/2 memburu kusibakkan bibir kemaluannya yg menarik dengan jemari tangan kananku … mmm.. hangat serta empuk, saat ini kulihat daging berwarna merah muda yang basah oleh air liurku bercampur dengan cairan lendir kewanitaannya, agak samping bawah dagingnya itu baru saya bisa lihat celah liang vaginanya yg sangat begitu kecil serta berwarna kemerahan juga, saya berusaha untuk buka bibir kemaluannya agak lebar supaya saya bisa mengintip kedalam liang vagina bagaimana bentuk selaput daranya, tetapi Manda Mira mendadak memekik kecil nyatanya saya sangat lebar menyibakkan bibir kemaluannya itu hingga ia mengerang kesakitan

. ” Aaawwwww …. iiih … masss.. …”, pekiknya kesakitan. Saya jadi terperanjat serta menyesal. ” yaaa…. “, bisikku kuwatir. Kuusap dengan lembut penuh kemesraan bibir kemaluannya supaya sakitnya hilang, sebentar lalu lantas kusibakkan kembali bebrapa perlahan bibir nakalnya itu, celah merahnya kembali tampak, agak keatas dari liang vaginanya yg sempit itu saya lihat ada benjolan daging kecil sebesar kacang hijau yg juga berwarna kemerahan, berikut clitorisnya sisi paling peka dari alat kelamin wanita. Mmmm …. ni dia biang kesenangan untuk cewek fikirku, lantas secepat kilat dengan rakus lidahku kujulurkan sekuatnya keluar serta mulai menyentil-nyentil daging clitorisnya. Benar saja karna mendadak kak Manda memekik begitu keras sembari menyentak-nyentakkan ke-2 kakinya ke bawah. Kak Mira mengejan hebat, saya hingga kaget dibuatnya karna pinggulnya bergerak liar serta kaku, jilatanku pada clitorisnya jadi luput.

Dengan gemas saya memegang kuat-kuat ke-2 belah pahanya yg putih mulus lantas kembali kutempelkan bibir serta hidungku di atas celah ke-2 bibir kemaluannya, kujulurkan lidahku keluar selama mungkin saja lantas kutelusupkan lidahku menembus jepitan bibir kemaluannya serta kembali menyentil nikmat clitorisnya serta ….. ” Hgggghgggh …… hhghghghgh… ssssshshhhshhhhsshhshsh……. ”. Dia memekik tertahan serta mendesis panjang badannya kembali mengejan sembari menghentak-hentakkan ke-2 kakinya yg kecil, pantatnya diangkat keatas hingga berikan keuntungan bagiku untuk lebih dalam masuk celah labia mayoranya menyentil-nyentil clitorisnya. Demikian singkat karna tidak hingga 1 menit mendadak kurasakan kak Manda sangat tegang serta kurasakan di dalam mulutku merasa ada semprotan lemah dari dalam liang vaginanya berbentuk cairan hangat agak kental banyak.

Cerita Bokep – Kakakku Yang Berbadan Seksi Saya menyentil clitorisnya sebagian waktu hingga kurasakan badan Kak Manda mulai terkulai lemah serta pada akhirnya pantatnyapun jatuh kembali pada kasur. dia melenguh panjang pendek meresapi kesenangan yg baru ia rasakan, kesenangan sorga dunia kepunyaannya, sesaat saya masih tetap menyedot sisa-sisa lendir yg keluar hasil orgasmenya yg merasa asin manis dari celah kemaluannya yg saat ini terlihat agak memerah. Semua selangkangannya itu terlihat basah penuh air liur bercampur lendir yg kental. Mmmm …. mmm … saya menjilati semua permukaan bukit kemaluannya hingga agak kering …. cairan lendirnya itu membuatku semakin bergairah. Perasaanku betul-betul fresh sesudah hirup serta menelan cairan lendir vaginanya. Saya tidak tahu apa memanglah cairannya itu memiliki kandungan vitamin atau obat perangsang … masa bodo yg terang saat ini nafsu sex-ku sudah mencapai puncak, saya juga akan lakukan tugasku jadi seseorang lelaki.

” saat ini giliranku.. ”ucapku.. saya belom pernah bergerak.. kak mira terlebih dulu mencapai penisku…dia mengusapnya…sambil berkata “Fredd, ini gede sekali.. layak barusan sakit.. Miliki abang iparmu ndak sebegini”.. saya mulai bangga…dia mengocok perlahan…mataku terpejam menahan kesenangan.., dia berhenti.. ku buka mataku.. ah. nyatanya dia mendekatkan berwajah ke penisku.. saya berteriak menginginkan melarang.. namun terlambat,, terlebih dulu dia menjilati batang kemaluanku…ah saya tidak dapat berkata apa-apa terkecuali mengerang kesenangan, terlebih dia mulai menjilati buah pelirku…naik sampai ke helmnya..

“oh…. nikmat sekali” ujarku tanpa ada berniat.. namun itu belum juga seberapa, pada saat dia mulai memasukkan penisku ke mulutnya.. sulit payah dia mengerjakannya,, akhir nya berhasil.. dia memainkan penisku di dalam mulutnya.. dia menghisapnya kuat2…ah.. tanpa ada merasa saya nyaris orgasme.. lantas dia berhenti. “Keluarkan saja dimulutku” tuturnya sembari mengocok batang kemaluanku…kemudian dia kembali menghisapnya.. saya mulai rasakan semua t! ubuhku tengang sekali.. rasa-rasanya darahku mengalir ke satu titik.. yah.. sampai pada akhirnya saya melepaskannya di mulut kakakku.. ”Ah ehhhh.. ohhhh” erangku.. sembari berupaya menyemburkan semuanya cairan kenikmatanku…dia sangaat menikmatinya.. “Banyak sekali air Manimu Fredd.. ” ucapnya sembari mulai menjilati maniku yang tersembur di pipinya…dan saat ini mulai menjilati bekasnya yang berada di ujung kemaluanku…oh rasa-rasanya sangat nikmat.. kami istirahat sesaat.. lantas dia berbisik “Kamu masih tetap kuat kan? Mari teruskan lagi

permainanmu…hancurkan saya dengan kesenangan.. tanpa ada komentar sekali lagi saya menaiki badannya “tahan sakitnya yah…”, bisikku sekali lagi tanpa ada menanti jawabannya. Saya selekasnya bangkit serta duduk 1/2 berlutut di atas badannya yg telanjang berkeringat. Buah dadanya yg penuh lukisan hasil karyaku terlihat turun naik mengatur napas. Sebodo fikirku, dengan agak kasar kutarik kakinya keatas serta kutumpangkan ke-2 pahanya pada pangkal pahaku sendiri hingga saat ini selangkangannya jadi terbuka lebar mempertontonkan alat kewanitaannya yg merangsang itu. Kutarik bokongnya kearahku hingga batang penisku yg telah sengsara cukup lama nyaris 1 jam itu segera melekat di atas bukit kemaluan punya kak Manda yg masih tetap basah.

Kuusap-usapkan kepala penisku pada ke-2 belah bibir kemaluannya yang lunak … enaaaak …, kembali kubenamkan mesra dalam liang vaginanya mili untuk mili dengan perlahan-lahan. ” Aahhhggghh … sa … yangku … aaahhghgh ……… nikmat sekali…. ”, erangku juga. Kesenangan yg kurasakan buat jiwaku makin tinggi terbang ke awang-awang, mataku merem melek menahan rasa nikmat yang tidak ada tara. saya mulai memompanya…dengan pergerakan naik turun Tubuhnya turut bergoyang perlahan naik turun bahkan juga kadang-kadang sedikit memutar selaras dengan tarikan penis serta goyangan pinggulku yg bergerak turun naik. Sekian kali ia melepas ciumannya serta mendesah lembut melepas rasa nikmat, karna ia telah punya kebiasaan dengan pergerakan senggama ini.

Merasa demikian lama sekali kami sama-sama mengadu alat kemaluan masing2, hingga pada akhirnya kira2 10 menit lalu, mendadak badan kak Mira mengejan serta bergetar lembut, mulutnya mendesis dalam cumbuan bibirku, ke-2 kakinya tiba2 dihentakkan kebawah serta meregang. Saya rasakan tiba2 juga liang vagina kepunyaannya berkontraksi, mengerut mengecil buat batang penisku seolah diremas kuat seperti dipilin-pilin. Badanku berkelojotan turut rasakan kesenangan yg demikian begitu luaar umum. Kubenamkan batang penisku dengan perlahan-lahan dalam liang vagina yg tengah berkontraksi itu hingga jatuh, kuresapi tiap-tiap gesekan mili untuk mili dengan daging vaginanya,

berbarengan dengan itu juga satu cairan hangat serta licin mulai membasahi semua batang penisku banyak. Kak Manda memekik serta melenguh panjang. Aaaaaagghghhghgghghggg ….. aaaagghghghhgh …. oooooouuuuuuhhhhhhhhhhhhh ….. ”, erangnya nikmat.

Kubiarkan kekasihku nikmati orgasmenya yg indah, matanya terpejam rapat, ia tidak tahu jika akupun sesungguhnya tengah meregang menahan rasa nikmat yg tengah ditimbulkannya pada alat kelelakianku, air maniku sontak mengalir deras menuju batang penisku serta menekan-desak di ujung penisku akan muncrat keluar. Kucoba menahan sekuat tenaga supaya jangan pernah muncrat, tetapi cuma 3 detik pada akhirnya saya menyerah kalah. Sewaktu kak Manda tengah terbang nikmati orgasmenya yg panjang akupun pada akhirnya turut melepas rasa nikmat tertahan serta menjangkau puncak …

craaaatttt ……craattttt ….. craaattt … air maniku menyembur-nyembur tumpah keluar di dalam liang vaginanya …. Ooougghhhh …. akupun memekik keras, terlepas telah pendakian yg melelahkan itu. ” Aaaaaaaghghggghhgghhg …… maniiikuu … k.. ke.. keluar sayang ….. hghghhkkk …”, saya menggeram keras sembari menyemburkan air mani dalam liang rahimnya ….

Badan kami berdua keduanya sama bergetar serta meregang-regang rasakan puncak kesenangan seks. Ke-2 alat kelamin kami keduanya sama juga memuntahkan cairan kesenangan hasil buah cinta kami sesaat” Oooooouuuuh ….. ooooouuugggghhhhhhh “, Manda melenguh melepas orgasmenya. ” Dia memandangku tersenyum…sambil berkata…Kamu bahagia? Saya mengangguk serta berkata “Aku menyukai kau Kakaku! ” Malam itu kami mengerjakannya sampai pagi…

Related Post