Tukar Posisi Yang Nikmat - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Kluber Sex
4226
post-template-default,single,single-post,postid-4226,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive
Cerita hot

Tukar Posisi Yang Nikmat

Cerita yang akan kutampilkan ini adalah pengalamanku beberapa waktu lalu. Saat itu aku mendapat undangan dari seorang teman lamaku yang bernama Jay. Jay adalah temanku semasa kuliah dulu di kota Surabaya. Sejak lulus dari kuliah kami tidak pernah bertemu, tetapi komunikasi melalui telepon tetap berjalan lancar. Saat ini dia juga sudah menikah, dan aku belum mengenal istrinya. Dia juga saat ini sudah berkerja di salah satu perusahaan besar di Surabaya, sedangkan aku berkerja di Jakarta sampai sekarang.

Pada saat menghubungiku, Jay mengatakan bahwa dia akan berada di Jakarta selama satu minggu lamanya dan tinggal sementara di sebuah apartemen yang telah disediakan oleh perusahaannya. Dia juga datang bersama istrinya dan saat ini mereka juga belum mempunyai anak seperti aku dan istriku, maklum kami kan masingmasing baru menikah dan masih fokus ke karir kami, baik istriku ataupun istri Jay hanya ibu rumah tangga saja, sebab kami pikir kondisi itu lebih aman untuk mempertahankan sebuah rumah tangga, karena dunia kerja pergaulannya menurut kami tidaklah aman bagi istriistri kami

Malam itu sampailah kami di kamar apartemen yang dihuni oleh Jay dan istrinya.

Hai Jay gimana kabar kamu, sudah lama yach kita nggak ketemu, kenalkan ini istriku Lusi, kataku.

Hai Van, nggak ngira gua kalau bakalan bisa ketemu lagi sama kamu, hai Lusi apa kabar, ini Sari istriku, Sari ini Ivan dan Lusi kata Jay balik memperkenalkan istrinya dan mengajak kami masuk.

Kemudian kami ngobrol bersama sambil menikmati makanan yang telah disiapkan oleh Jay dan Sari. Kulihat Lusi dan Sari cepat akrab walaupun mereka baru ketemu, begitu juga dengan aku dan Jay.

Ketika Sari dan Lusi asyik ngobrol macammacam, Jay menarikku ke arah balkon yang ada dan segera menarik tanganku sambil membawa minuman kami masingmasing.

Eh.. Van gua punya ide, mudahmudahan aja elo setuju karena ini pasti sesuai dengan kenakalan kita dulu gimana kata Jay.
Mengenai apa kataku.

Tapi elo jangan marah ya kalau nggak setuju kata Jay lagi.

Oke gua janji kataku.

Begini gua tau kita kan masingmasing punya libido seks yang tinggi, gimana kalau kita coba bermain seks bersama malam ini, dengan berbagai variasi tentunya, elo boleh pakai istri gua dan gua juga boleh pake istri kamu, gimana ucap Jay.

Ah.. gila kamu kataku spontan.

Tetapi aku terdiam sejenak dan berpikir sambil memandangi Lusi dan Sari yang sedang asyik ngobrol. Kulihat Sari sangat cantik tidak kalah cantiknya dengan Lusi, dan aku yakin bahwa sebagai lakilaki aku sangat tertarik untuk menikmati tubuh seorang wanita seperti Lusi maupun Sari yang tidak kalah dengan raturatu kecantikan Indonesia.

Gimana Van kan kita akan samasama menikmatinya, tidak ada untung rugilah kata Jay meminta keputusanku lagi.

Tapi gimana caranya mereka pasti marah kalau kita beritahu aku balik bertanya.

Tenang aja, gua punya caranya kalau elo setuju kata Jay lagi.

Gua punya Pil perangsang lalu kita masukkan ke minuman istriku dan istrimu.. tentunya dengan dosis yang lebih banyak, agar mereka cepat terangsang, dan kita mulai bereaksi.

Oke gua setuju.. kataku.

Dan kami pun mulai melaksanakan rencana kami tersebut. Jay mengambil gelas lagi dan memasukkan beberapa butir pil perangsang ke dalam dua buah gelas yang sudah diisi soft drink yang akan kami berikan kepada Lusi dan Sari. Aduh.. asyik amat apa sich yang diobrolin.. nich.. minumnya kita tambah kata Jay sembari memberikan gelas yang satu ke Sari, sedangkan aku memberikan yang satu lagi ke Lusi, karena kebetulan minuman milik mereka yang sebelumnya kelihatan sudah habis.

Kemudian Lusi dan Sari langsung menenggak minuman yang kami berikan beberapa kali. Aku duduk di samping Lusi dan Jay duduk di dekat Sari, kami pun ikutan ngobrol bersama mereka. Beberapa waktu kemudian, baik aku maupun Jay mulai melihat Lusi dan Sari mulai sedikit berkeringat dan gelisah sambil merubah posisi duduk dan kaki mereka, mungkin obat perangsang tersebut mulai bereaksi, pikirku.
Kemudian Jay berinisiatif mulai memeluk Sari istrinya dari samping, begitu juga aku, dengan sedikit meniupkan desah nafasku ke tengkuk Lusi istriku.

Sar aku sayang kamu kata Jay.

Kulihat tangannya mulai meraba paha Sari, istrinya.

Eh Jay apaan.. sich kamu kan malu akh.. ah kudengar suara Sari halus.

Nggak papa.. ah ah kamu sayangku ah desah Jay meneruskan serangannya ke Sari.

Melihat kondisi itu, Lusi agak bingung tapi aku tahu kalau dia pun mulai terangsang dan tak kuasa menahan gejolak nafsunya.

Lus aku cinta kamu.. ukh ulp ah

Aku pun mulai memeluk Lusi istriku dan langsung mencium bibirnya dengan nikmat, dan kurasa Lusi pun menikmatinya. Aku pun mulai memeluk tubuh istriku dari depan, dan tanganku pun mulai meraba bagian pahanya sama seperti yang dilakukan oleh Jay.

Lus akh ak kamu sangat cantik sayang kataku.

Akh.. Van ah ah desah istriku panjang, karena tanganku mulai menyentuh bagian depan kemaluannya, dan mengelus dan mengusapnya dengan jari tangan kananku, setelah terlebih dahulu menyibakkan CDnya secara perlahan.

Kulihat Jay sudah membuka bajunya dan mulai perlahan membuka kancing baju Sari istrinya, yang kelihatan sudah pasrah dan sangat terangsang.

Ah.. Jay ah ah ah desah Sari kudengar. Dan Jay sudah berhasil membuka seluruh pakaian Sari, dan kulihat betapa mulusnya kulit Sari yang saat ini hanya tinggal CDnya saja, dan itu pun sudah berhasil ditarik oleh Jay.

Tinggallah tubuh bugil Sari di atas sofa yang kami gunakan bersama itu dengan kelakuan Jay pada dirinya. Kulihat Jay pun sudah membuka semua pakaiannya dan sekarang tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh Sari maupun Jay yang saat ini saling rangkul dan cium di sampingku dan istriku.

Ah ulp ulp ulp.. ah.. sst.. sst

kulihat Sari menjilat dan menghisap kemaluan Jay yang putih kemerahan dengan nikmatnya.

ukhukh..ohh.ukh erang Jay menikmati permainan Sari.

Aku pun sekarang sudah berhasil membuka semua pakaian Lusi istriku, kulanjutkan dengan meremas buah dadanya yang kenyal itu dan kulanjutkan dengan mengisap kedua puting susunya perlahan dan berulangulang. Ah ah ah Van terus ah.. ah.. desah Lusi keenakan. Tangan Lusi pun mulai membuka celanaku dengan tergesagesa karena hanya celanaku yang belum kubuka dan kelihatannya Lusi sudah mulai tidak sabaran. Akh akh ukh oh ketika celana dan CDku terbuka dan jatuh ke bawah, Lusi segera memegang kemaluanku dan menjilatinya seperti apa yang dilakukan oleh Sari.

Tukar Posisi
Aku kemudian segera mengatur permainan dengan mengambil posisi jongkok dan membuka lebar kedua kaki istriku dan mulai menjilati klitorisnya dan semua bagian luar kemaluannya,

Aah oh.. terus.. terus Van enak akh akh desah Lusi.

Ulp.. ulp.. sst sst ah uhm.. uhm uhm

Aku terus menjilati klitoris istriku dan kulihat bibir kemaluan dan klitorisnya merekah merah merangsang serta kelihatan basah oleh jilatanku dan air kenikmatan milikya yang tentunya terus mengalir dari dalam kemaluannya.

Ah terus.. ah ah terus Van.. enak akh akh ukh rintih Lusi.

Yang membuka lebar kedua kakinya serta meremas buah dadanya sendiri dengan penuh kenikmatan.

Perlahan kulihat Jay menggendong Sari istrinya dan membaringkannya sejajar di sebelah istriku di sofa panjang yang kami pakai bersama ini, kemudian Jay mulai memasukkan kedua jari tangannya ke lubang kemaluan milik Sari dan mengocoknya pelan serta menariknya keluar masuk.

Akh Jay ahk kamu.. gila Jay akh.. terus terus Jay ahh rintih Sari terdengar.

Ukh ah ulp akh akh akh.. oh oh oh

Suara dan desahan dari istriku dan Sari secara bersamaan dan penuh kenikmatan. Perlahan tangan kananku mulai ikut meraba kemaluan Sari yang berada di sebelah istriku. Dan aku pun ikutan memasukkan kedua buah jariku ke kemaluan Sari tersebut. Dan Jay pun membiarkan semua itu kulakukan, kemudian sambil terus mengocok lubang kemaluan Sari, tangan kiri Jay pun mulai ikut meraba kemaluan istriku yang saat ini tanpa rambut, karena habis kucukur kemarin, permainan ini terus berlanjut baik Sari maupun istriku membuka dan menutup matanya menikmati permainan yang aku dan Jay lakukan.

Perlahan aku mulai meraba buah dada sari dengan tangan kananku dan meremasnya pelan, kurasakan buah dada milik Sari lebih kenyal dibanding milik istriku, tetapi buah dada istriku lebih besar dan menantang untuk dihisap dan dipermainkan. Kemudian aku mulai berdiri dan mengarahkan kemaluanku yang berukuran panjang 16 cm serta diameter 4 cm itu ke arah mulut istriku, dan tangan kananku terus meremas buah dada milik Sari. Istriku dan Sari pun membiarkan semuanya ini terus berlanjut. Dan kulihat Jay tetap memasukkan dan mengocok kedua lubang kemaluan yang di depannya dengan kedua buah tangannya dengan sekalikali meremas buah dada milik istriku maupun Sari, istrinya.

Kemudian Jay mulai berdiri dan mengarahkan kemaluannya ke lubang kemaluan Sari yang sudah sangat basah, Ah Jay terus masukkan terus Jay semuanya kata Sari.
Melihat itu aku pun mulai mengarahkan batang kemaluanku ke lubang kemaluan istriku.

Akh ukh.. ah oh ah oh erang istriku keenakan.

Saat ini baik posisiku dan jay maupun Lusi dan Sari berada pada posisi yang sama. Aku dan Jay terus menarik turunkan kemaluan kami di lubang kemaluan milik Sari dan Lusi. Begitu juga dengan Sari dan Lusi membuka lebar kakinya dan memeluk pinggangku maupun Jay seolaholah mereka takut kehilangan kami berdua.

Tukar Posisi
Selang beberapa saat kemudian Jay menghentikan kegiatannya dan memintaku mundur, kemudian memasukkan batang kemaluannya yang berukuran panjang 17 cm tetapi diameternya mungkin 3 cm dan kelihatan begitu panjang dari punyaku hanya punyaku lebih besar dan keras dibanding kemaluan Jay yang terus menuju ke lubang kemaluan milik istriku. Kulihat istriku cukup kaget tetapi hanya pasrah dan terus menikmati kemaluan milik Jay yang mulai mengocok lubang miliknya tersebut. Aku pun mulai juga mengarahkan kemaluanku ke lubang kemaluan milik Sari, perlahan kurasakan lubang kemaluan Sari masih cukup sempit serta menjepit batang kemaluanku yang kutekan perlahan.

Akh akh Sar memekmu begitu padat.. dan enak akh kataku.

Terus Van.. Terus.. punyamu begitu besar terus Van enak akh rintih Sari.

Van.. terus beri aku kenikmatan.. akh akh terus Van enak lebih dalam Van akh..

Lus punyamu begitu enak sangat rapat dan menjepit kontolku.. akh desah Jay kepada istriku.

Ehm ehm ukh ukh lebih dalam Jay lebih dalam teruskan Jay teruskan kontolmu sangat panjang akh.. dan menyentuh dinding.. rahimku.. akh akh enak Jay.. desah istriku lirih.

Cerita Sex
Kemudian aku terus meremas dan menjilat puting susu milik Sari dan sekalikali kugigit pelan putingnya dan Sari terus menikmatinya, sementara kemaluanku terus naikturun mengocok lubang kemaluan Sari yang terasa padat dan kenyal serta semakin basah tersebut. Terasa batang kemaluanku serasa masuk ke lubang yang sangat sempit dan padat ditumbuhi dagingdaging yang berdenyutdenyut menjepit dan mengurut batang kemaluanku yang semakin keras dan menantang lubang kemaluan Sari yang kubuat basah sekali, dan Sari pun terus menikmati dan mengangkat pinggulnya serta menggoyangkannya saat menerima hujaman batang kemaluanku yang saat masuk hanya menyisakan dua buah biji kemaluan yang menggantung dan terhempas di luar kemaluan Sari tersebut.

Akh Sar enak.. sekali.. punyamu akh.. akh.. desahku.

Oh Van aku sangat suka milikmu ini Van yang besar dan keras ini akh ogh ogh terus Van ah

Kulihat Jay membalikkan tubuh istriku dan memasukan kemaluannya yang panjang putih kemerahan tersebut dari belakang,

Akh akh akh Jay terus.. lebih dalam Jay akh.. enak Jay rintih istriku, yang kulihat buah dadanya menggantung bergoyang mengikuti dorongan dari kemaluan Jay yang terus keluar masuk, dan kemudian tangan Jay meremas buah dada tersebut serta menariknya.

Akh Jay.. akh ogh ogh ahh jerit nikmat istriku menikmati permainan Jay dari belakang tersebut.

Ogh.. Lus buah dadamu begitu besar dan enak ukh ehm ehmmm sahut Jay penuh kenikmatan.

Sari mencoba merubah gaya dalam permainan kami, saat ini dia sudah berada di atas tubuhku yang duduk dengan kaki yang lurus ke depan, sedangkan Sari memasukkan dan menekan kemaluannya dari atas ke arah kemaluanku.

Blees

Aakh enak akh Van punyamu begitu besar akhg desah sari yang terus menaikturunkan tubuhnya dan sesekali menekan dan memutar pinggulnya menikmati kemaluanku yang terasa nikmat dan ngilu tetapi enak.

Oh Sar.. terus ah ah desahku.

Oh Van oh.. oh oh Van aku hampir keluar Van aogh ogh jerit Sari.

Okh.. Van okh aku ke luar okh.. okh tubuh Sari mengejang bagaikan kuda dan kurasakan kemaluanku pun bergetar mengimbangi orgasme yang dicapai Sari.

Oh ukh okh.. Sar aku juga keluar.. okh okh

Kami pun berpelukan dan mengejang bergetar bersama serasa berada di awan, menikmati saat klimaks kami tersebut selama beberapa saat hingga kemudian kami berdua merasa lemas, dan tetap berpelukan dengan posisi Sari di atas, seolah kami sangat takut kehilangan satu sama lain sambil memandangi permainan Jay dan istriku di sebelah kami.

Kulihat Lusi istriku sangat menikmati permainan ini dengan posisi bagaikan ****** atau kuda yang sedang kawin, buah dada istriku yang besar bergoyanggoyang ke depanbelakang dengan cepatnya, sekujur tubuh Jay maupun istriku berkilap dikarenakan keringat yang mengalir pelan karena permainan seks mereka ini, kulit Jay yang putih mulus karena dia berdarah Manado ini kelihatan bersinar begitu juga istriku begitu menikmati panjangnya kemaluan Jay. Tangan istriku meremas sandaran sofa dan berteriak lirih, Ah ah ah uh uh uh.. Jay tekan terus Jay dengan keras ah.. ah.. kulihat satu tangan istriku memutar dan memelintir puting susunya sendiri serta sekalikali meremas keras buah dadanya tersebut seolah takut kehilangan kenikmatan permainan mereka tersebut.

Tukar Posisi
Aku kemudian mendorong kepalanya dan sebagian tubuhku dan berbaring di bawah buah dada istriku, kemudian berinisiatif untuk ikut meremas buah dadanya dan mengisap puting susunya, Akh Van akh enak.. ogh ogh ogh terus Van rintih istriku, terasa olehku kemudian Sari menjilati dan menghisap batang kemaluanku yang mulai mengeras kembali.

Ogh ogh ogh Van ogh ogh Jay kontolmu sangat panjang dan membuatku sangat puas Jay akh terus akh kata Lusi.

Ulp.. ulp ulp.. ulp ulp.. jilatan Sari di kemaluanku yang mengeras.

Okh Jay aku.. hampir.. ke.. ke.. luar Jay terus desah istriku.

Kuremas dan kupelintir dengan keras puting susu dan buah dada istriku, dan kulihat Jay juga mengejang.

Akh akh.. akh akh.. Lus.. aku juga keluar akh akh jerit Jay kuat, kemudian tubuhnya mengejang dan bergetar hebat.

Ogh ogh ogh ogh istriku pun mengejang dan meremas sandaran sofa dengan kuat. Beberapa saat.

Aku pun kembali merasakan kenikmatan mengalir di batang kemaluanku dan Akh akh akh akh kemaluanku pun memuncratkan spermaku kembali, sebagian ke wajah Sari dan sebagian lagi meloncat hingga ke tubuh istriku dan aku pun kembali mengejang kenikmatan dan kulihat Sari terus menjilati kemaluanku yang besar tersebut dan membersihkannya dengan lidahnya.

Kemudian kami terbaring dan tertidur bersama di sofa tersebut hingga pagi harinya, dalam kondisi tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhku, istriku, Jay dan Sari istrinya. Permainan ini kembali kami ulangi pagi harinya.

Dan kembali kami ulangi bersama dalam beberapa hari hingga saatnya Jay dan Sari harus pulang ke Surabaya, ini semua adalah awal dari permainan seks bersama kami yang hingga kini seringkali kami lakukan kembali jika aku dan istriku ke Surabaya, ataupun mereka ke Jakarta. Bahkan kadangkadangkadang Sari sendiri ke Jakarta bermain seks bertiga denganku dan istriku, ataupun aku atau istriku yang ke Surabaya bermain seks bertiga atau bersama dengan salah satu dari Jay atau Sari.

Related Post