Yamatashi Miyura Season Trois - Cerita Dewasa - Cerita Sex Panas - Cerita Sex - Kluber Sex
5299
post-template-default,single,single-post,postid-5299,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,no_animation_on_touch,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive
Cerita Hot

Yamatashi Miyura Season Trois

Setelah sekian lama kira-kira yah sudah tiga tahun aku menunggu dan terus menunggu bagai mana kabar pacarku itu, tapi masih ingat tidak siapa dia?

Ya dia adalah Sofia Meifalani, wanita yang ku kencani selama berbulan-bulan bahkan mungkiin bertahun tahunan, atau entahlah saking lamanya atau mungkin aku yang lupa ya hahahaha

Lalu tiba-tiba dia menelfon dan ku angkatlah telpon itu “halloo sayang kemana saja kamu selama ini, kok gak ada kabar”tanyaku “maaf ya sayang aku mau bilang sesuatu sama kamu sore ini bisa?” tanyanya padaku

“emang ada apa sih honey sweety honey?” balasku dengan nada bertanya dengan menanyakan apa sih maksuutnya itu

“sudahlah, bisa atau tidak?” balasnya, “bisa” balasku, “aku tunngu di cafe biasa ya” sahutnya, “ok sayang”sahutku kembali

Selang beberapa jam kemudian aku telah tiba di cafe***, dan cafe inilah yang sering aku datangi dan tentu saja bersama dengan dia, siapa lagi kalo bukan bersama dia, selain dia siapa lagi wanita yang ku ajak kemari tentu saja adekku itu hahaha

“eh kakak kesini lagi sama siapa nih?” tanya salah satu pegawai di cafe itu, “gini lho Cit, aku kesini mau ketemu sama Sofia” balasku, “ooohhh kak Sofia, ciiiyeee lagi pacaran nih ceritanya Citra kira udah putus” katanya sambil meledek aku, “ah gak kok hubungan kita baik-baik aja kok” balasku

“ah masak?” sahutnya, “iya Cit beneran” balasku, “yakin?” tanyanya, “yakin Cit” balsku, “berapa persen?” tanya kembali padaku, “kamu ini maunya apa sih Cit?, keyakinanku padanya tuh lebih dari seratus persen” jawabku

“ah gak kenapa-napa kok kak, yang sabar ya atas cobaan yang kakak alami sebentar lagi” katanya sambil menepuk pundakku

Setelah menjauh Citra dan telah mencatat pesannanku untuk di santap karna perutku juga sedang kelaparan dan kehausan, padahal aku gak puasa loh dari tadi cuma makam mulu lalu kenapa sekarang makan lagi ada apa denganku atau jangan-jangan ada yang tidak beres nih emmmm

Beberapa menit kemudian datanglah Sofia dengan sedikit menunjukkan wajah yang sedikit rasa bersalah setelah mentap aku dan dia hanya berpakaian kaos dan rok sebawah lutut atau dia atas mata kaki ya dan entah mengapa aku merasa ingin sekali memperkosa dia dan hari ini dia kelihatan sangat cantik bagiku sih hahaha

“sayang duduk sini katanya ada yang kamu mau omongin sama aku”sahutku, “iya maksih sayang, emmm gini aku gak enak ngomongin ini sama kamu’ balasnya padaku, “ngomong aja say” kataku, “gini sebenarnya aku tuh ingiiiiinnnn kitaaaa” sahutnya, “ingin kita apa sih sayang penasaran deh aku” sahutnya

Dan tiba-tiba Citra datang dan mengantar pesananku “permisi kak nih pesanannya” sahutnya, “iya makasih ya cantik” balasku “iiihhh apaan sih” Sahut Citra padaku sambil menepuk pundakku dengan tempo yang sedikit kencang, “aaawww sakit kali Cit” balasku pada Citra

“ih habiss kakak genit sih sama Citra, lihat tuh di depan ada siapa” balasnya, “astaga gua lupa, sori deh ya Cit” balasku padanya, “mangkanya lain kali gak usah gitu dong” balas Citra dengan cemberut dan meninggalkan aku dan Sofia saja

“sayang aku cuma mau ngembaliin ini saja kok” kata Sofia padaku sambil dia memberikan semua kunci yang aku pinjamkan dengan maksut agar kalo terjadi sesuatu denganku bisa langsung masuk tanpa ragu-ragu

“ini maksutnya apa sayang?” tanyaku padanya,” iya sayang ini aku kembalikan semua kunci ini dengan maksut aku ga bakal ketemu lagi sama kamu” sahutnya, “maksutnya apa ini semua sayangggg?” kataku dengan nada sedikit kesal dengan maksut mempertanyakan apa sih maksutnya itu

“gini aku itu sebenarnya, aku ingiiiinnn kitaaaaa” sahutnya, “iya kamu ingi kita apa?”balasku dengan nada bertanya-tanya apa sih maksut semua ini

“maksut kamu apa sih?’ tanyaku kepada Sofia, si cewek yang menurutku sangat cantik dan memang benar-benar cantik sih ahahahaha

“katakan saja Sofia cewek cantikku” balasku dengan merayunya, lalu ku pegang tangannya mengelus tangannya yang putih atau apalah sebutannya itu yang penting dia sangat cantik bagiku hari ini bahkan kalo bisa everlasting

Sambil dia mengis dan tiba-tiba ada seseorang cowok di belakang dan berkata “katakan putus neng” katanya, kurang ajar dia belum tahu sia Yamatashi Miyura sebenarnya, lalu ku hampiri dia dan terhalang oleh tangan Sofia yang dengan sigap menangkap tangan ku agar tidak sampai terjadi keributan di cafe

“udah sayangg, udah cukup ini loh yang sebenarnya mau aku katakan sama kamu, aku ingin kita PUTUS” sahutnya padaku

JENG JENG JENG JEEEEEEEENNNNGGG

“APA PUTUSSSSS!”, “maksut kamu apa Sofia aku itu masih sayang sama kamu tapi, tapi apa ini kamu minta kita udahan gitu?” tanyaku padanya

Sambil menagis diapun berkata “iya masss maafin aku ya, aku ambil keputusan ini sangat susah” balasnya, “kenapa kamu putusin aku apa sebabnya” tanyaku kembali

Dan Sofia hanya bisa menagis dan terus menangis dan beberapa menit kemudian dia mulai bisa berkata padaku

“gini loh mas aku denger dan dapet konfimasi kalo kamu dan Anindiha Rahma Cahyadi alias Anin ada hubungan kemarin” katanya

“kemarin kapan” tanyaku lagi padanya, “kemarin lusa sih tepatnya”balasnya, “iya kapan Sofia sayang katanya siapa?”tanyaku “kata Anin sendiri” jawabnya “ah bohoooonnngg itu” balasku sambil berusaha menyakinkan dia bahwa aku dan Anin tidak ada hubungan apapun tapi apalah dayaku

Sofiapun melepas genggamanku dan meninggalkan aku dan tidak lupa mengucapkan “maaf” dan di saat itu juga aku merasa keseal dan sebal terhadap Anin, mengapa dia mengatakan ini pada Sofia apa akibatnya kini aku kembali DJ OM BLO

Dalam hatiku berkata “Aniiiiinnnn awas loe ya tunggu saja waktu yang tepat” sambil mengepalkan tanganku, dan disaat itu juga Citrapun datang hendak menenangkan aku yang sedang eemosi, eh salah emosi maksutnya hahahaha

“sabar kak ini cobaan” kata Citra padaku, “kamu ngomong gampang, ngelakuiiin nya yang susah” balasku, “sabarrrr kak sabaarrr, SABAR!” tuturnya, “iya neng iya” balasku

Beberapa jam kemudian aku pergi menuju rumah dan tidak lupa membayar di kasir dan bergegas menaiki motorku, memasukkan kunci dan langsung tancap gas, dan setibanya di rumah aku membuka garasi lalu memasukkan motorku kedalam garasi itu tidak lupa menutup pagar serta menguncinya dan bergegas menuju kamar lalu mengunci pintu dan tidak lupa berkata pada om yo untuk tidak ada seorangpun yang berhak ke kamarku dan masuk kecuali ada izin dariku.

Related Post